Showing posts with label Sejarah. Show all posts
Showing posts with label Sejarah. Show all posts

Sunday, 3 May 2009

Pentingnya Pengakuan....

Sudah lama saya tidak posting di blog ini....
Pada kesempatan ini ada hal yang rada menggelitik pikiran saya.
Saya cermati berbagai kejadian, peristiwa...
Mulai dari Pekerjaan, rumah, Lingkungan, dan tidak lupa, Dojo....
Seringkali kita berkomunikasi dengan orang lain, baik di rumah, pekerjaan dan lain-lain...
Yang mungkin kita lupakan atau paling tidak, 'kurang kita cermati' adalah persoalan 'Pengakuan'...
Saya sengaja menggunakan kata ini karena dengan intonasi/penekanan yang berbeda akan diperoleh dua makna yang berbeda...
yang pertama 'pengakuan' dimana kita mengakui sesuatu hal... apakah itu pengakuan tentang keberhasilan seseorang, pengakuan tentang kesalahan yang kita lakukan.... dan lain-lain...
Kata yang sama dengan penekanan yang berbeda adalah 'peng-Akuan"...
Dalam kata ini lebih memunculkan 'Aku' nya... Ego....
Saat kita berbicara dan bertindak seringkali kita tidak sadar bahwa kita sedang melakukan 'Peng-Aku-an'. AKU kan Dan III, AKU kan Butuh 'anu'.... AKU kan begini dan Begitu....
AKU sabuk 'whatever'..... Banyak sekali atribut yang di-AKU-kan....
Segalanya yang baik-baik harus tentang dan untuk 'aku', segala yang buruk harus bukan tentang dan untuk 'aku'...
"aku sarankan dan kuusulkan hal-hal yang berguna buat 'aku' , kalau yang buruk-buruk sih terserah asal bukan buat 'aku'...."
Dengan 'Peng-Aku-an' ini bisa jadi tanpa disadari kita menafikan suatu 'pengakuan', bahwa apa yang terjadi 'sekarang' karena apa yang terjadi 'tadi'. Apa yang terjadi 'hari ini' berkaitan dengan yang terjadi 'hari kemarin'...
Karena besarnya peng-AKU-an ini orang jadi sungkan bahkan ogah melakukan 'pengakuan'...
Bahkan lebih dahsyat lagi 'berupaya keras dengan berbagai dalih & alasan' untuk melenyapkan/menghapus jejak-jejak yang akan menggiringnya kepada suatu 'pengakuan'....
Pahamilah, kalau tidak pandai-pandai mengendalikan 'peng-AKU-an' ini, Aikido akan sangat sukar....
Sadarilah.....


Allahumma 'qod balaghtu, FASHAD!
Yaa Allah, Telah aku sampaikan, maka SAKSIKANLAH!

Semoga Bermanfaat,
Allahu'alam bishshowab

ragap aikido unisba bandung indonesia

Sunday, 2 November 2008

Unisba Aikido Club, Sejarah Ringkas

Unisba Aikido Club, Bandung - Indonesia mula-mula dirintis pada tahun 1993 oleh Sensei Atsushi 'Suhaemi' Yamada (saat itu sebagai mahasiswa jurusan Dakwah Fak. Ushuluddin) bersama para mahasiswa yang tergabung dalam FAMU (forum Aktivis Mahasiswa Unisba). Pada tahun 1994 bernama Institut Aikido Indonesia, penggunaan nama ini berkenaan dengan visi atau cita-cita luhur untuk memberikan pelatihan Aikido yang berkualitas dan sistematik di unisba pada khususnya untuk memberikan kontribusi pada perkembangan aikido di Indonesia pada umumnya. Pada tahun 1996 berganti nama menjadi Unisba Aikido Club serta mendapatkan pengakuan/pengesahan/legalitas dari Yayasan Indonesia Aikikai (pada saat itu pengurusnya Bpk. Robert Felix dan Bpk. Katri Hendratmo, dan lain-lain).

Seiring perjalanan waktu dan permasalahan-permasalahan yang muncul ( Unisba Aikido Club mungkin satu-satunya dojo yang berlatih tanpa menggunakan TATAMI, asli lantai keramik pada saat itu), gelombang pasang surut peserta pelatihan Aikido, serta kasus yang cukup besar yang dilakukan oleh Asep Haris terhadap masalah keuangan UAC (Penggelapan dana), maka pada sekitar tahun 1997 Atsushi Yamada mengundurkan diri, di kemudian hari mendirikan Institut Aikido Indonesia di Jl. Setiabudhi - Bandung.

Sepeninggal Sensei Atsushi Yamada, Unisba Aikido Club tetap dipertahankan oleh para murid-murid beliau yang tersisa yang masih konsisten dengan cita-cita pendirian Unisba Aikido Club. Para Senior/Sempai yang tersisa pada saat itu adalah Ir. Asep Supendi (Kampak), Budiana S.H. (Roges), Anwar (Jack) Nasirin, Didih, dan R. Gatot Prasetyo Sigit, ST., ada juga Hery Kebo, Hery Eka Putra, Agus Hermawan (itu yang saya ingat)

Dalam rentang tahun 1997-2000, Unisba Aikido membuka cabangnya di:
1. Unpas Tamansari - (Rommy, Bayu, Badru, Hendra, dkk.)
2. STBA Yapari - Cihampelas (Sdr. Ali dkk)
3. SMUN 5 -Bandung (Asep Supendi, Sugih dkk)
4. Jl. Labuan (Budiana dkk)
5. Cicadas - (tempat Budiana(Roges))

Dengan perjalanan waktu, para sempai pun mulai kurang aktif, utamanya karena faktor pekerjaan dan rumah tangga (di Luar Kota), hanya tinggal 1 orang senior yang secara aktif berupaya mempertahankan eksistensi Unisba Aikido Club yaitu saya, R. Gatot P. Sigit, S.T. , sehingga cabang-cabang yang sudah dibentuk tidak terpelihara, hingga kini hanya dojo unpas dan unisba yang masih aktif.

Terdapat periode yang sangat kritis (sekitar tahun 2000) dengan anggota yang dapat dihitung dengan jari, namun mereka saya sebut para DEFENDER of Unisba Aikido Club, yang saya ingat adalah Ahmad Fanany dan Teddy ( my respect akan militansinya berlatih di Unisba dari Jatinangor), Didi dan Andri (Unpas), Dasuki Planologi (sekarang di Riau) Rommy (Sukabumi) dan Ilham (Jatinagor), David (Fikom-Unisba), Agus Hermawan (Fikom-Unisba).

Kemudian tidak boleh dilupakan adalah Peran Unpas Dojo dalam mempertahankan Unisba Aikido Club ini, saat itu Para Defender dari Unpas adalah Rommy, Bayu, Kiki Badru dan Hendra serta Ohim (Fauzil Rohim) dan sautu lagi orang serang Banten saya rada lupa namanya euy, anu ompong, kurus rambutnya rada gondrong (Rommy, hendra, cik inget henteu? bejaan sisayah nya...). Ah, Inget sekarang EKA! (Ekek)My respect for you guys.... !!!

Pada tahun 2006, Karena saya-pun harus juga memikirkan kondisi diri saya sendiri, saya mulai sibuk dengan pekerjaan, setelah berkonsultasi dengan Budiana (Roges) akhirnya kami sepakati untuk mengafiliasikan Unisba Aikido Club dengan Pengda Jabar (Gudut). Budiana memprakarsai pertemuan kami dengan Yudi (Sensei dari Gudut tinggal di Jl. Leuwi Panjang). Alhamdulillah, saya sangat menghargai kedatangan Yudi untuk membicarakan soal afiliasi ini, Yudi begitu 'welcome' dan membuat semangat kami bertambah. Terima Kasih Yud!. Saya mulai menindaklanjuti hasil pembicaraan dengan Yudi, dan menemui Kang Agus di Gudut, beliau menyarankan untuk membuat proposal Afiliasi. Saya serahkan tugas pembuatan proposal itu kepada para naggota UAC yang aktif saat itu, namun seperti biasa, LELET!. Sampai pada sekitar akhir tahun 2007, salah seorang anggota (Igun) menawarkan 'Temannya yang Aikidoka" yang ingin belajar 'Reiki' kepadanya (Igun adalah Praktisi Reiki juga, udah level 3 kali ya gun?? :)) untuk mengajar di Unisba. Saya pikir kenapa tidak, itu bisa memudahkan jalan untuk afiliasi, so akhirnya 'Teman Igun" itupun mengajar di Unisba (namanya Teguh).
Akhirnya pada tahun 2008 UAC bergabung dengan Pengda Jabar (gudang Utara), kini Sensei yang Mengajar adalah Sensei Teguh, dengan Ketua organisasi Indra (Fak. Hukum)dkk. ada Novi, Igun, Lisa, Rocky, Dicky, Rio, Didi(unpas), Donny dan sebagainya.
Mudah-mudahan Penggabungan (Afiliasi) ini tidak memadamkan Visi dan Misi Pendirian UAC beserta segala spirit, semangat dan Filosofi yang diajarkan dan dipelihara selama ini
.

Btw, dari tahun 2007 sudah punya tatami sederhana, ukuran 120x240 ada 6 lbr hasil patungan Unisba dengan tim Unpas (Rommy, Kiki Badru, Hendra bang Pa'i, Agus Gaek dll)

Apabila ada yang mau menambahkan atau mengoreksi sejarah ini saya persilakan... banyak nama yang tidak saya sebutkan karena beberapa faktor, salah satunya, lupa.... hehehe...

Luruskan niat, bersihkan hati dan istiqomahlah....

Allohumma 'qod balaghtu, Fashad..!

Ya Allah, telah aku sampaikan, maka SAKSIKANLAH..!



Semoga bermanfaat,
Allahu'alam bishshowab

Ragap Aikido Indonesia Bandung Unisba

Lowongan Kerja